Teknik Menganalisa Resiko Bisnis Dalam Manajemen Resiko.

Sebelum pada tahapan tentang teknik analisa resiko bisnis, maka perlu biizaa bisnis sampaikan tentang pemahaman tesiko bisnis.

Pepatah mengatakan bahwa rezeki berbanding lurus dengan resiko, oleh sebab itu maka dalam melakukan usaha harus berani mengambil resiko. Keberanian bukan sekedar berani, keberanian tetapi sudah mempersiapkan diri dan menganalisa resiko bisnisnya.

Dalam kesempatan ini biizaa bisnis akan menyampaikan tentang teknik untuk menganalisa resiko hukum. Dan sebelumnya perlu kita memahami apa yang disebut dengan resiko bisnis. Resiko bisnis adalah suatu akibat yang merugikan, membahayakan dari suatu tindakan atau perbuatan dalam usaha atau bisnis.



Selanjutnya kita perlu memahami rentang sumber resiko bisnis.Sumber resiko bisnis dapat bersumber dari berbagai sumber diantaranya adalah:
Dari eksternal maupun dari luar perusahaan. Dari manajer puncak hingga sampai ke bawah atau cleaning service. Dari aset berwujud ( tangible assets ) sampai aset tidak berwujud ( intangible asset ). Dari aktivitas inti hingga aktivitas pendukung.

Sedangkan dampak dari resiko suatu perusahaan adalah sebagai berikut:
Bisa berdampak langsung, seperti wan prestasi pelanggan, kehilangan, kerusakan, kebakaran dan hal hal lain yang merugikan dan di luar dugaan. Selanjutnya ada dampak dalam waktu dekat, seperti kematian personal inti, rusaknya sistem informasi dan data. Dan ada yang berdampak panjang, seperti menurunnya reputasi peusahaan dan menurunnya budaya atau etos kerja dalam perusahaan.

Lalu apa jenis resiko resiko dalam manajemen resiko bisnis?

Yang pertama adalah resiko operasional, hal ini biasanya disebabkan di luar faktor keuangan, seperti faktor sumber daya manusia, teknologi alam dan lain lain.

Yang kedua adalah resiko finansial atau resiko keuangan, resiko ini disebabkan karena resiko keuangan, seperti harga, tingkat suku bunga naik, perubahan fluktuasi mata uang yang tajam dan lain lain.



Yang ketiga adalah resiko strategi, resiko kurang bagusnya strategi perusahaan. Seperti aka meningkatkan perusahaan atau scale up, tetapi justru jatuh, karena tidak memiliki strategi yang bagus dalam scale up.

Yang ke empat adalah resiko hukum, dalam hal ini entitas hukum dalam perusahaan tidak memahami tentang hukum dan aspek aspeknya dalam perusahaa dan trasaksi perusahaan.

Di atas merupakan pemahaman tentang resiko bisnis, selanjutnya kita akan membahas mengenai teknik analisa resiko bisnis. @supriadiasia.

Spread the love

Tinggalkan Balasan